Kalau kita perhatikan, betapa banyak pengunjung Baitullah Ka’bah yang sengaja datang untuk mengabdi dan mendapatkan Ridlo ALLAH.
Namun Setibanya mereka ke Tanah suci ini, sering mereka lupakan bahwa ibadah yang di terima ALLAH hanyalah ibada yang memenuhi syarat-syaratnya.
Diantara syarat itu:
01. Harus sesuai dengan Tuntunan Rasul (Ajaran ALLAH yang disampaikan rasulnya)
02. Ikhlas Karena ALLAH.
Bila syarat pertama tidak dipenuhi maka ibadahnya sia sia, bahkan bila dia mengerti akan tuntunannya dan sengaja berbuat yang beda dari yang di tuntunkan Rasul maka dia akan bergelar Mubdi’ (orang yang suka membuat Bid’ah)
Bila syarat kedua tidak dia laksanakan maka ibadahnya juga sia sia, Bahkan pelaksananya bisa bergelar Musyrik, menyekutukan ALLAH dengan yang lain, seharusnya dia beribadah semata karena ALLAH ternyata dia ibadah ingin pujian teman temannya, seperti dengan bangga dia ceritakan dia telah dapat mencium HAJAR ASWAD sambil mendorong dan saling senggol dengan sesama muslim, dia ceritakan itu dengan harapan dia di bilang hebat, gigih dalam beribadah, padahal salah.
Mencium hajar aswad Sunnah, bila tidak sempat isyarat dari jauh sebagaimana yang dilakukan rasul, sedangkan saling dorong dan menyakiti sesama Mu’min Haram hukumnya.
Jadi ibarat dia merobohkan istana demi membangun gubuk.!!
Jadi bagi kita yang awam baiknya banyak bertanya bila kita tidak tahu tentang urusan agama.
Semoga kita diberi kekuatan untuk menjadi Mu’min yang SOLEH. Amein..Ya Robb
Assalamualaikum,
Mohon informasi mengenai Umrah bulan April 2008. Kapan tanggal pastinya dan berapa biayanya.
Terima kasih.
Wassalam.