BELAJAR DARI KUPU-KUPU

Kupu Kupu

Dalam sebuah kisah, seorang guru ditanya muridnya, ” Guru, berapa lama umur kupu-kupu itu?”
” Kurang lebih seminggu, ” jawab sang guru.
” Sayang sekali, padahal sayap kupu-kupu itu sangat indah dan aku senang memandangnya. Mengapa Allah tidak memperpanjang umur kupu-kupu itu sampai tiga bulan atau satu tahun? ” tanya si murid lagi.
” Itu rahasia Allah. Yang jelas umur kupu-kupu yang menurut kita pendek itu tidak pernah dipakai untuk merusak.
Bahkan dia bisa menyenangkan hati kita dengan memandang sayapnya yang indah. Kehadirannya di dunia walau sebentar, tidaklah sia-sia, ” terang guru dengan bijak.
Kisah tersebut jelas menyindir kita tentang makna waktu dan arti kehadiran kita di muka bumi.
” Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dan saling menasihati supaya menaati kebenaran, dan saling menasihati dalam menetapi kesabaran.” ( Q. S. Al-Ashr )
Dia, kupu-kupu yang cantik. Dalam usianya yang cuma seminggu, dia sanggup berbuat banyak. Dia menebarkan kebahagiaan di hati orang-orang yang memandangnya, membantu bunga-bunga mekar dan menghiasi dunia ini dengan warna-warni sayapnya. Sementara manusia, kadang masih bingung mencari-cari kuas dan kanvas, menentukan gambar dan warna apa yang hendak ditorehkan untuk turut mewarnai dan manghiasi dunia seperti yang dilakukan oleh kupu-kupu cantik

BELAJAR DARI KUPU-KUPU

Suatu hari, Muncul celah kecil pada sebuah kepompong; seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu2 tsb berjuang keras selama berjam2 untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang kecil tersebut.”

Kemudian,. tampaknya usaha tsb sia sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti.

Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik , dimana tidak bisa berkelanjutan.

Maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu2 itu.

Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu.Kemudian kupu2 itu keluar dengan sangat mudahnya

Tapi apa yg terjadi? Kupu2 itu memiliki tubuh yg tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang

Pria itu tetap memperhatikan dan berharap , tidak lama lagi, sayap tersebut akan terbuka, membesar dan berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu2 itu sendiri.

Semua yg diharapkan pria itu tidak terjadi !

Kenyataanya, kupu kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yg lemah dan sayap yg terlipat.

Kupu kupu tsb tidak pernah bisa terbang

Apa yang pria itu lakukan, dengan segala kebaikan dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti, bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu2 dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut,sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh Alloh..

Seringkali, Perjuangan adalah sesuatu yg kita butuhkan dalam hidup ini

Jika Alloh memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan,hal ini akan membuat kita lemah.. Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu2 itu.

Kita meminta Kekuatan…dan Alloh memberi kita kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat.

Kita meminta kebijaksanaan…dan Alloh memberikan kita masalah2 yg harus kita pecahkan.

Kita meminta kemakmuran…dan Alloh memberikan otak dan kekuatan untuk bekerja.

Kita meminta Keberanian…dan Alloh memberi kita rintangan untuk kita hadapi.

Kita meminta Cinta…dan Alloh  memberikan orang2 yg dalam kesulitan untuk kita bantu.

Kita meminta pertolongan…dan Alloh memberi kita kesempatan

Kita tidak menerima apa yang kita inginkan….,

Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan.


Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu… :)

Telah Terbit on September 10, 2008 at 10:52 am  Komentar (8)  

The URI to TrackBack this entry is: http://umroh.wordpress.com/belajar-dari-kupu-kupu/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini.

8 KomentarTinggalkan Komentar

  1. Subhanallah !! Indah nian kisah ini, sukron.
    Wsl,
    @Edy Pribadi

  2. alhamdulillah kisah ini sangat menghujam di hati ane. terima kasih ya Alloh….

  3. Semoga hambamu ini bisa memiliki pribadi yang Indah, agar bisa bermanfaat buat sesama, Amin ya allah berikan petunjukmu dan hidayahmu agar hamba tetap berjalan dijalanmu. Amin

  4. subhanallah, terlalu amat sangat banyak yang aku tidak ketahui, ternyata benar, ayat Allah
    “Maka Nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu Dustakan” surat 55 Arrahman

  5. Ya Allah , Ya Rahman , Ya Rahim
    Semoga Allah akan selalu memberi hidayah pada kita semua. amin.

    Terimakasih artikelnya bagus banget. :)

  6. salam, saya mohon utk memuatkan artikel ini dalam blog saya-dengan gubahan. Mudah2an membawa menafaat yg berpanjangn…syukran berkongsi suatu yg amat2 berharga…semuga Allah mengganjari pahla yg berganda2…amin

  7. cakep begete artikelnya…
    izin narok di blog saya ya…

  8. SubhanALLAH… :-)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 60 pengikut lainnya.