CELAKANYA ABRAHAH DAN PASUKANNYA

Bila anda pernah membaca ALQUR’AN, maka akan anda temukan surat al-fil

Di sana anda akan diceritakan bagaimana akher tentara penunggang gajah yang dipinpin oleh ABRAHAH.

Kejadian ini terjadi pada saat Abdul Muttalib menjabat sebagai peminpin kota makkah baik dalam kepemerintahan maupun peribadatan.

Semua ini bermula dari sifat sombong dan angkuh telah menyelimuti hati penguasa negeri YAMAN dia bernama ABRAHAH AL HABSYI.

Setelah Abrahah memerintahkan untuk membangun GEREJANYA yang bernama AL-QULLAIS, Abrahah berkeinginan untuk menjadikan Gereja AL-QULLAIS menjadi Qiblat/tujuan utama Qaum arab dalam melaksanakan Haji dan Towaf nya.

Ternyata tingkahlaku abrahah itu bukan mendapat sambutan hangat dari kalangan arab, melainkan kemarahan yang Abrahah dapatkan dari Ulahnya yang aneh ini.

Namun setelah abrahah mengetahui respon dari kalangan Arab yang menolak mentah mentah ide dan keinginannya, Abrahah murka dan bersumpah untuk menyerang ARAB.

Kemudian disiapkanlah pasukan penunggang gajah tujuan utama adalah menghancurkan ka’bah baitullah.

Setibanya Abrahah di daerah MUGOMMAS (di jalan toif) abrahah mengutus salah seorang dari etopia (anak buah abrahah) yang bernama ASWAD bin MAQSUD untuk memasuki kota makkah dan meminta harta rampasan dari kalangan Quraisy dan Qabilah yang lain, diantara rampasan itu adalah 200 ekor unta milik Abdul Muttalib ibn Hasyim (kakek rasulullah), Padahal pada saat itu Abdul Muttalib sebagai pembesar Suku quraisy, namun suku Quraisy dan suku suku lain yang ada di makkah tak berdaya menghadapi tangguhnya tentara bergaja milik abrahah.

Lalu abrahah mengutus lagi HUNATAH AL HUAMAIRI untuk mencari peminpin ahlu makkah, dan menyampaikan pesan Abrahah yang berbunyi:

Bahwa AKU (Abrahah) datang bukan untuk memerangi atau membunuh kalian(penduduk kota makkah), manun tujuanku adalah Menghancurkan KA’BAH (baitullah qiblat nya muslimin sekarang), bila kalian tidak menghalang halangi maka tidak perlu untuk mengorbankan nyawa kalian, dan bila pembesar makkah (abdul muttalib) tidak mau memerangiku maka hadirkanlah dia dihadapanku.

Setelah Hunatah masuk makkah dan bertemu dengan Abdul Muttalib, Maka Hunatah menyampaikan pesan ABRAHAH.

Abdul Muttalib berkata: Demi ALLAH kami tidak ingin berperang dan kami tidak sanggup untuk melawannya (mengingat tentara abrahah sangatlah tangguh), ini rumah allah dan rumah kekasih ALLAH ibrahim, bila ALLAH tidak melindunginya maka Aku tidak akan sanggup untuk melindunginya.

Lalu Hunatah mengajak Abdul Muttalib untuk menemuhi Abrahah.

Pasa saat itu Abdul Muttalib adalah lelaki tertampan dan berwibawa, pada saat abrahah melihat Abdul Muttalib seketika itu juga Abrahah menghormatinya, bahkan enggan untuk duduk di atas sedang Abdul Muttalib duduk di lantai, tapi demi menjaga wibawah didepan pengingutnya ABRAHAH tidak mau mendudukkan ABDUL MUTTALIB di Atas singgasana Abrahah maka abrahah lah yang ikut duduk di lantai, dan mengajak ABDUL MUTTALIB duduk di sampingnya.

Abrahah memerintahkan penerjemahnya untuk bertanya: APAKAH YANG DI INGINKAN ABDUL MUTTALIB ?

Abdul muttalib menjawab: Aku ingin engkau mengembalikan 200 ekor Untaku yang telah engkau ambil.

Setelah Abrahah mendengar keinginan Abdulmuttalib, maka abrahah berkata:

Engkau sungguh membuatku tertarik padamu, dan cara bicaramu membuat aku tidak lagi ingin sesuatu darimu, Sekarang apakah engkau berbicara mengenai 200 ekor unta lalu kau membiarkan aku menghancurkan Ka’bah ?!

Abdul Muttalib menjawab: Aku adalah yang punya Unta sedang Ka’bah ada yang punya.

Setelah abrahah mengembalikan 200 ekor unta milik abdulmuttalib, langsung abdul muttalib memerintahkan Penduduk makkah untuk menghindar dari tentara Abrahah.

Lalu Abdul Muttalib berdo’a agar ka’bah diselamatkan.

Begitu Abrahah bersiaga untuk memasuki kota makkah, gajah yang ditunggangi para tentaranya tidak mau berdiri, Bahkan dipukulpun unta itu tidak mau berdiri.

lalu dicoba untuk berangkat menuju yaman, seketika gajah gajah itu pada lari dengan kencangnya, Dicoba untuk menuju syam begitu juga kencang larinya, namun begitu dipalingkan ke arah ka’bah langsung duduk dan tidak mau bergerak.

Sehingga ALLAH mengutus Burung burung dari laut (ABABIL) setiap burung membawa 3 butir kelirkir, dan burung itu melempari abrahah dan tentaranya sehingga mereka binasa bagaikan daun yang dimakan ulat (berlubang-lubang).

Abrahah sendiri tidak langsung binasa ditempat, melainkan disiksa dengan penyakit yang sangat menjijikkan sehingga mati di kampung halamannya sebagai Peringatan pada yang lain.

Kejadian ini menunjukkan bahwa ALLAH maha kuasa, kejadian ini langsung tersebar di kalangan ARAB, sehingga membuat Abdulmuttalib lebih di segani lagi.

Begitulah Bila ALLAH menghendaki apapun bisa terjadi.

Telah Terbit on Oktober 13, 2007 at 3:54 am  Komentar (11)  

The URI to TrackBack this entry is: http://umroh.wordpress.com/celakanya-abrahah-dan-pasukannya/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini.

11 KomentarTinggalkan komentar

  1. mas,ap betul abdul mutolib itu taruhan ny diperbolehkan menghancurkan ka,bah dengan menyerahkan 200 onta dan kalau boleh tahu dari mana bukti pengambilan cerita tersebut/ trimakasih sebelumnya

  2. Bukan taruhan, tapi saat Unta Milik Abdul Muttalib di rampas oleh Abrahah, Abdul Muttalib Meminta Kembali Unta yang dia Punya.

    Abrahah Heran: Kok Cuma Unta yang di permasalahkan, Bukan Ka’bah yang mau Abrahah hancurkan.!

    Abdul Muttalib Berkata: Saya cuma pemilik Unta (MILIK ABDUL MUTTALIB UNTA YANG ABRAHAH RAMPAS) sedang ka’bah ada yang memiliki (ALLAH PEMILIK KA’BAH)

    Jadi Abdul Muttalib cuma meminta Haknya untuk dikembalikan dan pasrah pada ALLAH akan keselamatan KA’BAH.

    Ini bukan Taruhan GUS..

    Dan sejarah ini banyak ditulis di buku2 sejarah MAKKAH.

    Boleh antum beli di maktabah manapun salah satunya Buku yang berjudul: تاريخ مكة المكرمة berbahasa arab dan diterbitkan oleh gabungan Ulama’ yang diketuai oleh Syakh. Sofiurrahman.

    Dan Banyak BUKU SEJARAH YANG MENCERITAKAN HAL INI.

  3. cerita yang menarik, kebetulan aku lagi bikin ilustrasi untuk cerita di atas, cerita tentang gajah abrahah yang enggan berjalan menuju mekah…kira2 ada referensi untuk visualisasi, terutama untuk baju/kostum abrahah pada masa itu?

    • Maaf Belum sempat saya selidiki pakaian abrahah saat itu, Yang jelas Abrahah berasal dari negeri Ethopia yang menguasai yaman ( ABRAHAH ALHABSYI ) Kira kira aja pakaiannya kaya apa.

  4. salam kenal, semoga ada faedahnya

    • Salam Kenal Kembali..Amin

  5. melalui ini,, aku teringat lagi oleh Keagungan-Mu
    terima kasih…

  6. sangat bagus & lebih detail dari cerita2 yg pernah saya dapat….dg cerita ini jadi bisa memperkirakan kira2 pada masa apa terjadinya kejadian ini..dan tentunya semakin Teringat akan Keagungan-NYA. (kira2 kalau di film kan ala film Hollywood bagus juga tuh…film tapi ada dasar nya dari Al-Quran)

  7. Subhanllah

  8. terus saya harus bilang wawwwww gitu

    • AGP Bro…haha mau bilang Waw mau tidak ga penting…haha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 67 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: