TAUBAT SEORANG HAMBA

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu Alaikum Wr. Wb

و لله علي الناس حج البيت من استطاع إليه سبيلا

ALLAH mengingatkan kita untuk selalu sadar bahwa kita masih mempunyai banyak kewajiban kepadanya sebagai Pencipta kita, yang melimpahkan nikmatnya pada kita.

Diantara kewajiban itu adalah Haji dan Umroh bila benar benar mampu melaksanakan itu.

Allah menciptakan jin dan manusia cuma untuk mengabdi atau beribadah padanya, namun kewajiban ini bukanlah KEPENTINGAN Syari’ yang mewajibkannya (ALLAH) melainkan kembali kepada pelaksananya (manusia), karena ALLAH yang maha besar tidak membutuhkan apa apa dari ciptaannya, bahkan umpama seluruh ciptaan ALLAH tidak ada satupun yang beriman dan ingkar akan ALLAH, maka kekuasaan dan kebesaran ALLAH tidak akan berkurang sedikitpun karenanya, Jika seluruh ciptaan ALLAH beriman dan bertaqwa kepadanya, maka ketakwaan mereka itu tidak akan menambah keagungan ALLAH yang memang agung zdatnya, bahkan keagungan ALLAH semenjak keazaliannya (tampa bermula)…dan tidak akan berakher, Maka marilah kita raih RIDLONYA dengan mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya, karena dengan demikian kita telah termasuk golongan orang yang TAQWA, dan ALLAH sudah berjanji akan mengasihi mereka yang TAQWA.

Kita tahu bila kita kenali ALLAH saat kita berjaya, Maka ALLAH akan mengenali kita disaat kita sengsara……..

Bila kita mendekati ALLAH dengan pelan pelan maka ALLAH akan mendekati kita dengan lebih cepat.

Pergunakan Nikmat yg telah ALLAH limpahkan pada kita dengan baik, karena kita akan dimintai pertanggung jawabannya.

Artinya: kemudian sungguh kalian akan di tanya pada hari itu (hari hisab) akan segala nikmat (AL AYAH) ثم لتسئلن يومئذ عن النعيم

Sedangkan Nikmat ALLAH terlalu banyak untuk di jumlah dan kita hitung, maka dengan kesadaran inilah kita tidak dapat membalas nikmat ALLAH kecuali dengan cara menggunakannya untuk kebajikan.

Diantara hamba ALLAH yang kaya raya, yang diberikan harta duniawi dalam hidupnya mereka lupa akan posisi dirinya sebagai hamba ALLAH, tapi begitu mereka Mendekati kebesaran ALLAH, mengelilingi Baitullah mereka menangis, yang semula hatinya keras membatu, namun sambil bernaung pada bayangan ka’bah mereka mengadu, curhat pada penciptanya yang maha menyimpan rahasia hambahnya.

Mereka Berputar putar di Baitullah Demi mencari Ridlonya, bagai Belalang berputar putar dalam kegelapan tuk mencari sinar walau kadang dia musnah dalam cahaya.

Pengorbanan itu dan Airmata penyesalan akan segala kejelekannya dan ketakaburannya sanggup menghapus akan segala dosanya, membuka lembaran lembaran baru dalam hidupnya, sehingga menjadi hamba ALLAH yang HAQIQI, menjadi calon penghuni Syorga ALLAH, Bahagia dalam hidup dan matinya karena mereka telah di penuhi Ridlo Ilahi.

ALLAH yg maha pengampun, sudi mengampuni hambahnya yg pernah melalaikannya bahkan inkar padanya, namun jangan sekali kali kalian menyekutukannya.

Dia lah ALLAH yang tidak akan mengampuni dosa mereka yang menyekutukannya, Dan ALLAH mengampuni dosa dosa yang lain (selain syirik) Bagi siapa yang di kehendakinya.

Dia lah ALLAH yang menerima Hambahnya Tampa memilih Cantik dan Rupawannya, Kaya atau miskinnya, Pangkat atau celatanya, Melainkan Takwa yang membedakannya.

Dialah ALLAH yang Kasih sayangnya mendahului Murkahnya.

Dialah ALLAH yang maha pengasih Juga Sangat pedi siksanya.

Dialah ALLAH yang slalu mengetahui lahir dan batin kita.

Dengan demikian marilah kita bersama membangun jiwa yg taqwa, hati yang bersih, fikiran yang suci.

Rasulullah bersabda : Umroh yang satu dengan yang lain dapat menghapus dosa diantaranya.

Juga bersabda : Siapa yang Umroh pada bulan Romadhon maka seakan akan dia suda berhaji bersamaku (rasul)

Semoga Sekelintir kata ini bermamfaat begi saya dan kita semua di dunia dan akherat. Amein Ya Rob.

Telah Terbit on Oktober 10, 2007 at 1:13 am Tinggalkan sebuah Komentar

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://umroh.wordpress.com/kewajiban-hamba-pada-tuhannya/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Leave a Comment