Air zam zam setelah ditemukan oleh Hajar Ibunda ismail A.S. Ibn Ibrahim A.S. pernah hilang ditelan masa.
Disaat kaum Jurhum datang ke makkah dan minta izin untuk tinggal disekitar ka’bah Hajar mengizinkan mereka, sehingga ismail A.S. tertarik pada salah seorang putri dari suku Jurhum ini, keturunan Ismail dan Purti Jurhum ini diberinama Bani Ismail.
Namun lambat laun suku jurhum mulai meremehkan ka’bah, sehingga ALLAH menjadikan Kaum khuza’ah menjajah mereka, pada saat pecahnya bendungan arab selatan Kurang lebih pada abad ke 5 M.
Sebelum Kaum Jurhum meninggalkan tempat itu Mereka mengubur Sumur zam zam agar tidak dipergunakan oleh suku Khuza’ah.
Hari berganti hari sumur zam zam pun tidak ditemukan, bagai lenyap ditelan bumi.
Hingga pada masa Abdulmuttalib dia bermimpi diperintahkan menggali sumur zam zam, sehingga abdulmuttalib menggalinya dan ternyata benar apa yang disebut dalam mimpinya, Zam zam telah ditemukan kembali.
Air zam zam ini memiliki keistimewaan yang luar biasa, Rasulullah bersabda:
Zam Zam Adalah Air terbaik dimuka bumi ini, Bagian dari makanan dan obat untuk yang sakit (diriwayatkan oleh tabrani di AL-AKABIR)
Bahkan menurut Hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu majah: Zam zam Lima syuriba lah (zam zam tergantung tujuan orang yang minum)
Bahkan banyak cerita dikangan Jamaah Umroh dan Haji Yang datang ke makkah lalau minum air zam zam ALLAH menyembuhkan penyakitnya.
Diantaranya Kisah Salah seorang yang datang dari Marocco Sekarang orangnya masih hidup (2007 m.) Namanya Laili, kisah ini saya salin dari BUKU yang berjudul: تاريخ مكة المكرمة berbahasa arab dan diterbitkan oleh gabungan Ulama’ yang diketuai oleh Syakh. Sofiurrahman.
Pada saat kangker menyerang LAILI dia sedang lalai akan ALLAH, selalu mengenyampingkan agamanya sebagaimana keadan mayoritas muslim, Dia sedang terbulai dengan kecantikannya.
Setelah Laili tahu bahwa dia telah diserang kangker payudara, dia langsung menuju Beljika untuk berobat di sana.
Pada saat itulah Laili di Vones harus membuang payudarahnya kalau masih mau hidup, dan menggunakan obat obatan kimia, yang bisa mengakibatkan rontoknya rambut, gigi dan kuku.
Membayangkan akibat obat ini LAILI tidak bisa menerimanya, dan dia lebih memili obat yang lebih ringan dan kembali lagi ke Marocco.
Setelah enam bulan berjalan Laili mengalami penurunan berat badan yang drastis, dan warna kulitnya berubah dahkan dia sangat merasakan sakit yang luar biasa, pada saat inilah dia kembali ke beljika untuk meneruskan perobatannya.
Para dokter di Beljika mengabari suaminya bahwa Laili sudah tidak bisa di tolong lagi, kanker telah menyebar dan telah menyerang paru paru, jadi laili di suruh balik ke marocco untuk nunggu ajal di sana.
Pada saat inilah Suami laili ingat akan Tuhan, dia ingat bahwa masih ada kebesaran tuhan yang mungkin masih mau berpihak padanya.
Lalu berangkatlah Suami Laili bersama Laili ke Baitullah Ka’bah dengan harapan ALLAH masih memberikan kesempatan hidup untuk memperbaiki segala kekuranag dan kelalaian akan ALLAH.
Menangislah LAILI disaat melihat Baitullah Ka’bah.
Dia mengaji di masjidil haram dan meratap pada pencipta, sambil memperbanyak minum air zam-zam.
Bahkan dia minta izin pada suaminya untuk i’tikaf di masjid, bagian besar dari tubuhnya penuh dengan luka dan bisul yang bernanah.
Teman temannya yang i’tikaf juga menasehatinya untuk membersihkan luka itu dengn zam zam, dan Lili mengitukita.
Mulailah laili membersihkan luka yang penuh dengan nana itu, dan Subhanallah, tidak selang beberapa hari rasa sakit mengurang, dan mulai mengering.
Sepulangnya Laili ke Marocco ALLAH menyembuhkannya dari kangker yang sempat difones oleh dokter tidak ada lagi obatnya.
Dari sini kita belajar Bahwa Bila ALLAH menghendaki, segalanya bisa terjadi.
menakjubkan
ini bisa mengingatkan bagi yg msh sehat, jgn sampai sakit dulu baru ingat Allah. ya kalo msh ada kesempatan, kalo lsng mati bagaimana?
subhanallah…Allahu Akbar…
subhanalloh…